Logo KOMPAN — Komunitas Padhang Njingglang

Berawal dari Kepedulian terhadap Dunia Anak

Komunitas Padhang Njingglang didirikan pada 2009 oleh Anang Prasetyo, seorang seniman sekaligus pendidik. KOMPAN lahir dari kegelisahan terhadap pergeseran dunia anak: dari permainan tradisional yang bersifat sosial dan komunal menuju permainan digital modern yang lebih individual.

KOMPAN menjadi wadah bagi generasi muda yang peduli terhadap perkembangan generasi bangsa. Kegiatan rutinnya mencakup pemberdayaan sosial serta pelatihan bagi mahasiswa untuk menjadi pecinta dan pendidik anak melalui BCMK: bermain, cerita, menyanyi, dan kreativitas.

Pada awalnya, kegiatan BCMK digelar di Alun-alun Tulungagung dan di base camp KOMPAN. Gerakan ini kemudian menjangkau anak-anak di Yogyakarta, Tuban, Batu, Kediri, dan Blitar. Melalui kegiatan tersebut, KOMPAN menjalankan AMB (Aktivasi Memori Bahagia).

Sejumlah stasiun televisi lokal dan nasional, antara lain Trans Corp., RCTI, Metro TV, NET, AB, dan JTV, pernah meliput kegiatan KOMPAN. Pada 2021, pendirian perkumpulan Komunitas Padhang Njingglang disahkan melalui SK Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0005818.AH.01.07.TH.2021, dengan notaris Fariz Firdaus, S.H., S.T., M.Kn.

Pada 2025, KOMPAN memasuki usia ke-15. Ke depan, komunitas ini berharap dapat memberi manfaat lebih luas bagi pembinaan generasi bangsa, membantu menuntaskan permasalahan sosial, serta ikut mewujudkan Indonesia yang lebih maju, beradab, dan bermartabat.

2009Tahun Berdiri
BCMKMetode Kegiatan
AMBAktivasi Memori Bahagia
2021Pengesahan Perkumpulan